Jakarta Concert Orchestra

Jakarta Concert Orchestra (JCO) berdiri sejak 2002 oleh Avip Priatna Mag. Art dan Prof. Dr.Toeti Heraty Roosseno. Beranggotakan musisi profesional dari berbagai kota di Indonesia,  Jakarta Concert Orchestra  telah menggelar sejumlah  konser menampilkan karya-karya Bach, Handel, Mozart, Beethoven, Schubert, Miaskovsky, Shostakovich, Prokovief, Haydn, Rachmaninoff, Liszt, Weber, Fauré, E. Grieg, Delibes, Strauss, Saint-Saëns, Bizet, Jenkins, Mendelssohn, Tchaikovsky, Borodin, Korsakov, Raff, Zhanhao, Gounod, Schumann, John Williams, Rutter, Falla, Smetana, Sibelius, Mangiagalli, Vierne, Dukas, Poulenc, Donizetti, Puccini, Offenbach, Mahler, Orff, Mascagni, Barber, Verdi, Rossini, Giordano, Keiko Yamada, Gershwin, Bernstein, Stolz, Fuchs, Vivaldi, Claude-Michel Schönberg, Andrew Lloyd Webber Dvořák, Britten, Szentpali, Dobrogosz, Stevie Wonder, Jarome Kern, Richard Rogers, Ron Miller, Burton Lane, Bart Howard, John Kander, John Deacon, Brian May, Freddie Mercury, Mike Moran, Roger Taylor, Mc Cartney, John Lennon, Michael Jackson dan tentunya karya-karya komposer Indonesia seperti Ismail Marzuki, Mochtar Embut, Yazeed Djamin, Ibu Sud, Elfa Secoria, Slamet Abdul Sjukur, Guruh Soekarnoputra, Gesang, Sanusi Pane, Husein Mutahar, Idris Sardi, Saiful Bahri, Rhoma Irama, Oslan Husein, Eros Djarot, Dewi Lestari, Opick, Mira Lesmana, C. Simanjuntak, Cokelat, Netral, Indra Perkasa, Elwin Hendrijanto, Marissa Sharon, Glenn Bagus, Fero Aldiansya dan lain-lain. Selain menggelar konser karya-karya simfonik, Jakarta Concert Orchestra juga kerap membawakan karya-karya vokal simfoni bersama  Batavia Madrigal Singers & The Resonanz Children’s Choir.

Dengan konduktornya, Avip Priatna, JCO mementaskan  beberapa opera secara lengkap,  yaitu Cavalleria Rusticana karya Pietro Mascagni (2005), Samson et Dalila karya Camille Saint-Saëns (2006),  drama musikal Sang Kuriang dengan libretto yang ditulis oleh Utuy T. Sontani (2013), Carmen  karya Georges Bizet (2016) dan Suara Hati (2017)

Jakarta Concert Orchestra juga menggelar konser seri klasik, seri Simfoni untuk Bangsa (seri 1 tahun 2010 sampai seri 9 tahun 2018) dan konser tematik disepanjang tahunnya.  Konser seri klasik yang pernah dibawakan  dalam  10 tahun  terakhir seperti :  All Things Bright & Beautiful (John Rutter, 2010), The Symphony of My Life

(2011),  Jakarta Opera Gala Concert (2012), From Russia with Love (2012), Eastern Light (2013), Classical goes to Cinema (2014), Wina dalam Kenangan (2015), Hymn of Praise (2015),  Romeo & Juliet (2017- Perayaan 401 tahun Shakespeare),  Invitation to The Dance (2018), dan Sabda Semesta (2018)

Konser seri Simfoni untuk Bangsa mengangkat karya-karya anak bangsa dan dibawakan kembali dengan aransemen yang megah dan segar. Beberapa diantaranya adalah seperti 100 tahun Ismail Marzuki, 80 tahun Mochtar Embut, Musik film Indonesia, dan lain-lain. Sedangkan beberapa konser tematik  yang pernah dibawakan antara lain :  Seasons of Love (2009), A Tribute to The Beatles (2010), A Tribute to Frank Sinatra (2010),  An American Rhapsody (2011),  Imagine ( The Beatles, 2013), Spirit of The Seasons (2014), Love of My Life (Queen, 2015), Hollywood in Jakarta (2016)

Selain menggelar konser seri secara berkala, Jakarta Concert Orchestra tampil dalam konser hasil kerja sama dengan pihak lain seperti: An Enchanting Evening of Music and Harmony  (Yayasan Kebun Raya Indonesia  &  Kedubes Italia) ,  A Romantic Evening (Hari Listrik Nasional – PLN), From Indonesia to Russia with Love (Kedubes Rusia) , Souvenir from Vienna (Bimasena), Broadway Night  (Yayasan Rumah Kita), Opera Gala Concert (CIMB Niaga), Simfoni Untuk Bangsa 2012 (LBI),  dan beragam Konser lainnya (Awarding, Branding, Celebration, EO & WO, dan lain-lain) bersama PUKAT, Mandiri, LIPPO, BCA,  Panin, Infiniti, Pemprov DKI, Istana Kepresidenan, Duta-duta besar, Departemen Perhubungan, beragam Institut Kebudayaan  Luar Negri dan lain-lain.

Jakarta Concert Orchestra  berkolaborasi  dengan  seniman Indonesia,  seperti  Aning Katamsi,  Andien,  Ananda Sukarlan, Andrea Lee, Alena, Bams Samson, Bernadeta Astari, Binu Sukaman, BCL, Abimanyu, Farman Purnama, Heny Janawati, Happy Salma, Isyana Sarasvati,  Judika,  Lisa Depe, Lea Simanjuntak, Maruli Tampubolon, Mario Ginanjar (Kahitna), Regina (Idol), Teza Sumendra (Idol) dan lain-lain maupun dengan seniman dunia seperti Enrico Lancia, Miwako Fukushi, Maria di Benedetto, Pavel Sedov, Vitaly Yunitsky, Esther Apituley, Lavinia Meijer, Adam Gyorgi, Bettina Jensen, Suzanne Shakespeare, Gerard Schneider dan Alexey Botvinov.

Jakarta Concert Orchestra mengemban peran edukasi yaitu untuk mengembangkan  apresiasi  masyarakat  terhadap musik klasik, menjadi wadah pengembangan kualitas para musisi, dan menjadi  media yang memperkenalkan karya komposer Indonesia. Dengan jadwal program berkala, Jakarta Concert Orchestra mengisi berbagai agenda kesenian kota Jakarta. Selengkapnya tentang Jakarta Concert Orchestra dapat dilihat di jakartaconcertorchestra.com  atau FB page di Jakarta Concert Orchestra dan instagram @jakartaconcertorchestra

“ It promises great potential for Indonesia’s classical music elite to obtain greater international status competing with the orchestras of Europe and the United States.”

Konser seri klasik ‘Invitation to The Dance’

( Reuben Wylie, The Jakarta Post, 3 Februari 2018)

| | |

A spectacular show, indeed! We just watch #OperaCarmen and it definitely took our breath away

Opera Carmen, Georges Bizet, Indonesia Premier  (Indonesia Tatler, April 2016)